Powered By Blogger

SYIFAFAFAFA

Selasa, 04 Desember 2012

Arti Cinta Part 13

so...Sekarang aku bingung ya harus gimana???
Aku sayang Firza, tapi....Santi sayang sama dia.Dan Santi adalah sahabat aku sendiri, sahabat macam apa yang tega ngerebut cowok yang sahabatnya sendiri sayang?!

ke esokkan harinya di sekolah.

sobat, sebenarnya aku tidak mau masuk sekolah hari ini, tapi gara-gara ada Ulangan Matematika...yaaa Terpaksa aku masuklah, daripada gak ulangan???Mau ikut susulan? yahh gak bisa nyontek kan? hehehe.

Oyah sobat, beralih ke Firza.Hari ini Firza kelihatan sedih, dan agak pendiam.Aneh sih, biasanya dia jahilin teman-teman, terus kadang juga sering kesana-kesini..nah sekarang????Dia duduk aja di bangkunya, gak robek-robek kertas terus di gumpalin abis itu timpukkin kertas itu ke Romi si manusia KB (kutu Buku) yang sedang serius ngerjain soal.Istirahat juga dia cuma beli sebotol air mineral saja, biasanya bakso atau mie cuap cuap ala Bu Ida dikantin, terus minumannya Jus jambu atau jus tomat atau juga jus mangga.

Eh??! Kok aku merhatiin banget ya -__-

yang jelas, Firza bener-bener aneh saat ini.Semenjak kejadian kemarin, dia kelihatan seperti es batu yang dingin.

hmm..ada Revan, coba aku tanya dia aja kali ya?

"Van...Van..Tunggu!." aku memanggil Revan sambil berlari berusaha mengejarnya.
"Iya iya..kenapa sih Vi?."
"si Firza kenapa berubah sih?."
"Berubah gimana sih Vi?"
"nih, dia tuh ya sekarang gak jailin Manusia KB, dia diem aja kayak patung di kelas..Gak kesana kemari, terus istirahat, cuma minum air mineral, biasanya sambil makan bakso atau gak mie cuap cuap bu ida kan??Terus minumannya bukan air mineral, si Firza itu biasanya minum jus tomat atau jus jambu atau engga jus mangga..Hari ini? Dia super duper beda!!Dia kenapa sih Van?? jujur dong!."
"Tunggu deh Vi, kok lu merhatiin Firza banget sih?sampe tau makanan yang biasa dia beli dikantin..terus minumannya juga, hmmm lo udah mulai sayang yaa?? Cieeeee.." Kata Revan sambil menyenggol kecil pundakku dengan pundaknya dia.
"apaan sih lu van?Gue serius nih!." jawabku kesal.
"Lo mau tau kenapa?."
"kenapa sih??cepetan."
"Gopeee dulu dong."
"Van! seriuuusss!." aku mulai kesal dan memukul pundak Revan.
"ih sakit Vi, galak lu yaa."
"yaudah kasih tau cepetan!."
"Gini Vi, bokap sama nyokapnya Firza lagi berantem..Tapi gak cerai kok Vi, cuma Firza sedih aja jadinya.Masalahnya Vi pas berantem itu, Firza ada di tempat."
"oh gitu ya Van, makasih banget ya."
"Iya Vi, sama-sama..Cie mulai perhatian cieee.."
"apaan sih, yaudah gue ke Perpus dulu ya."
"Iya..Kirim salam gak buat Firza??."
"boleh deh hehe."
"serius Vi??."
"iyaaaaa..." Kataku sambil berlari.

Di tempat tongkrongan Firza and the geng.

"zaaa..." teriak Revan dari arah seberang.
"Kenapa lagi tuh si Revan manggil-manggil nama lo za?." Tanya Aldi.
"gak tau tuh, mungkin dia lagi abis ngeliat banci..hahahah." jawab Firza, yang dibalas tawa juga dengan Aldi.

Revan pun tiba dan dia langsung duduk di pertengahan antara Aldi dan Firza.

"Kenapa sih?." Tanya Aldi
"tadi gue abis ketemu Bidadari lo za." Kata Revan sambil melihat ke arah Firza.
"terus?? terus? dia kenapa?." Tanya Firza
"Tadi dia nanya kenapa lo hari ini beda, gak jailin manusia KB , terus minumnya cuma mineral water aja?kayaknya dia tau banget za soal lo.Dia merhatiin lo Za, dia juga bilang biasanya kan lo makan bakso atau gak mie cuap cuap bu ida, terus dia juga tau minuman yang biasanya lo beli."
"apaan?." tanya Firza
"jus jambu atau jus tomat, atau gak jus mangga."
"bener tuh, jangan bilang lo cuma bohongin gue aja?."
"ya ampuun serius Za, dia juga nitip salam buat lo.Kalo menurut gue sih dia udah ada rasa sama lo, tapi masih malu-malu gitu deh.Gue gak bohong za, beneran deh tadi si Via ngomong gitu."
"eh eh..lu tau Via sekarang dimana?." tanya Firza bersemangat.
"Dia ke perpus za, cepetan gih kesana!." Saran Revan.
"yaudah ya sob..gue on the way ke perpus dulu buat nemenin Bidadari Viaku sayang hahah."
"okelah sob." jawab Aldi sambil bertossan dengan Firza.
"good luck sob!." sambung Revan yang juga sambil bertossan dengan Firza.

Di perpustakaan sekolah.

Aku sedang berusaha meraih buku yang tingginya susah ku gapai sobat, aku berusaha menjinjitkan kedua kakiku demi meraih buku tersebut.Tiba-tiba.....Ada seorang lelaki yang mengambilkan buku itu.

Aku menoleh ke arah laki-laki tersebut....Dan....
"Firzaa." aku menatapnya dengan muka datar.
"hey bidadariku."
"apaan sih lo zaaa..Udah ah gue mau duduk disana dulu, makasih udah bantuin gue ngambilin buku itu."
"eiiitss...Sebentar dulu sayang." sambil menghalangi jalanku.
"eh za gue bukan pacar lu ya sana sana..jangan manggil gue sayang."
"maaf deh nyil, gue cuma bercanda aja kali...gak usah ge'er gitu."
"nyil???lo kira gue unyil? gue itu VIA..V-I-A..Via."
"bercandaaa cantik, oyah tadi gue dapet salam dari V-I-A."
"ih..gue cuma bercanda aja ke Revan"
"jujur aja kali nyil."
"gak gak..jangan manggil gue unyil!."
"unyiiil..lu itu unyil, badan kecil..pendek, tapi imut terus cantik lagi..Gelis pisaan euyyy!."
"sanaaa isshhh!."
"gak, sampe lu ngaku dulu kalo lo kirim salam kan buat gue?."
"iya deh za, gue kirim salam buat lo lewat Revan."
"salam balik buat kamu Via sayang." kata Firza sambil mengacak-ngacak rambutku, dan berlari keluar dari perpustakaan
"Firzaaaa...Resek lu yaaa, rambut gue berantakkan!."

Sobaaaaaat...Aku senang sekali bisa berbicara dengan Firza yang dulu, ya walaupun aku tidak bisa menyatukan orang tuanya yang sedang bertengkar itu, tapi aku bisa membuat Firza tersenyum..

oyah sobat, saat aku menoleh ke belakang??? Ternyata ada Santi di sudut rak buku perpustakaan!!




Bersambung

Ayo sobat  ACfers like FP khusus untuk sobat ACfers..Dan dapatkan informasi2 tentang eps. AC selanjutnya caranya : Klik disini ayo like sebanyak2nya